Polling

Bagaimanakah Pelayanan di Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

KEBUMENKAB.GO.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kebumen menggelar Bimbingan Teknis Akreditasi Jenjang Sekolah Dasar (SD) kepada 516 guru dan kepala sekolah se-Kabupaten Kebumen. Bimtek berlangsung sejak 1 Februari hingga 5 Februari 2018 di Hotel Candisari Karanganyar.

Kasi Kurikulum dan Peningkatan Mutu SD Dinas Pendidikan Kebumen, Titu Harini S.Pd mengatakan, tujuan utama bimtek ini adalah memfasilitasi sekolah sasaran agar dapat meningkatkan nilai akreditasi. "Sebanyak 129 SD di Kebumen wajib di akreditasi kembali setelah habis masa akreditasinya selama 5 tahun. Akreditasi ini sangat penting karena sebagai syarat utama dalam penyelenggaraan pendidikan dan ujian di sekolah tersebut," ungkap Titu.

Titu juga menjelaskan, karena itu dalam bimtek ini diberikan sejumlah materi standar pendidikan. Ada 8 materi yang diberikan untuk guru dan kepala sekolah. Untuk kepala sekolah diberikan materi tentang pemahaman Standar PTK dan Pengelolaan. Sedangkan bagi guru diberikan materi standar proses dan penilaian, standar isi dan SKL serta standar sarana prasarana dan pembiayaan.

"Target bimtek ini adalah pada Agustus 2018 mendatang sebanyak 129 SD dapat di akreditasi kembali. Jika ada sekolah yang tidak lolos dalam penilaian oleh Asesor sebagai pemberi nilai akreditasi, maka sekolah tersebut tidak bisa menyelenggarakan ujian sekolah dan harus menggabung dengan sekolah yang telah terakreditasi. Kami berharap setiap sekolah mempersiapkan dengan baik segala sesuatunya agar lolos dari penilaian Asesor," papar Titu.

Karena itu Titu berharap, kepada kepala sekolah dan guru yang telah mengikuti bimtek ini agar benar-benar memahami kriteria-kriteria yang akan dinilai Asesor agar sekolahnya lolos dari penilaian Asesor dan mendapatkan akreditasi. Ada 4 kategori akreditasi, mulai dari Akreditasi A hingga D. (admin/mn)

Sumber : http://kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/5279